SEJARAH PROGRAM STUDI BUDIDAYA IKAN
Program Studi (Prodi) Budidaya Ikan merupakan salah satu program studi yang ada di Politeknik Seruyan, sebuah perguruan tinggi vokasi yang didirikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Politeknik ini didirikan oleh Yayasan Pendidikan Gawi Hatantiring dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2019 melalui SK Nomor 914/KPT/I/2019.
Sejak awal berdirinya, Politeknik Seruyan membuka beberapa program studi, salah satunya adalah Prodi Budidaya Ikan jenjang Diploma III (D3). Pembukaan program studi ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sektor perikanan di wilayah Seruyan, baik dari perikanan darat maupun tambak, yang membutuhkan tenaga terampil dan profesional di bidang budidaya ikan.
Selain itu, tingginya produksi budidaya ikan di Kabupaten Seruyan serta upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor perikanan menjadi faktor penting didirikannya prodi ini. Program Studi Budidaya Ikan diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan dan pelatihan yang mendukung peningkatan produksi serta kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan.
Sejak berdiri pada tahun 2019, Prodi Budidaya Ikan terus berkembang, baik dari segi jumlah mahasiswa, kurikulum, maupun kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan seperti pengelolaan kolam, pembenihan, dan teknologi budidaya modern.
Selain kegiatan pendidikan, prodi ini juga aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, seperti memberikan pelatihan budidaya ikan kepada pelajar dan masyarakat sekitar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta minat generasi muda terhadap potensi sektor perikanan di daerah Seruyan.
Hingga saat ini, Prodi Budidaya Ikan Politeknik Seruyan berperan penting dalam mencetak lulusan yang kompeten sebagai wirausahawan perikanan, teknisi laboratorium, penyuluh perikanan, serta tenaga ahli di bidang budidaya ikan.
